
Sebagai Pionir bank syariah di Indonesia, Bank Muamalat terus mencatat kinerja yang semakin prima. Pada sisi laba, pada akhir tahun 2004 yang lalu, Bank Muamalat berhasil membukukan keuntungan sebesar 72,1 miliar rupiah dengan laba bersih 48,35 miliar rupiah.
Berdasarkan laporan keuangan per 31 Agustus 2005, Asset Bank Muamalat telah mencapai 6,53 Triliun Rupiah, dan laba sebelum pajak sebesar 109,97 Miliar (unaudited). Dari segi kualitas pembiayaan, tingkat Non-Performing Finance (NPF) juga relatif kecil yaitu sebesar 2,70 %. Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 16,70%. Dari segi rentabilitas, yaitu Return On Asset (ROA) sebesar 2,85, Return On Earning (ROE) sebesar 21,79, dan BOPO 78,35%. Dana Pihak Ketiga 5,03 Triliun Rupiah, dan dana pihak Ketiga yang disalurkan mencapai 5,55 Triliun Rupiah. Pertumbuhan ini semakin signifikan dibandingkan dengan kondisi keuangan Bank Muamalat Agustus tahun 2004, dimana asset Bank Muamalat sebesar 4,22 Triliun Rupiah, dan laba sebelum pajak
sebesar 59,53 Miliar. Dari segi kualitas pembiayaan, tingkat Non-Performing Finance (NPF) 2,27 %. Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 13,24%. Dari segi rentabilitas, yaitu Return On Asset (ROA) sebesar 2,52, Return On Earning (ROE) sebesar 20,61 dan BOPO 81,87%. Dana Pihak Ketiga 3,37 Triliun Rupiah, dan dana pihak ketiga yang disalurkan mencapai 3,62 Triliun Rupiah.
loading...
No comments:
Post a Comment